Washington DC berantakan

Para Senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik terus mengesankan bahwa hasil pilpres AS 2020 belum diputuskan & Presiden Donald Tump masih bisa menjadi pemenangnya. Padahal proyeksi media-media terkemuka AS menyatakan Joe Biden sebagai Presiden terpilih AS sudah memenangi perolehan electoral votes.

Seperti dilansir CNN , Rabu (11/11/2020), Pemimpin Mayoritas Senat AS, Mitch McConnell, dari Partai Republik menegaskan bahwa gugatan soal proses penghitungan suara masih bisa diupayakan sebelum voting electoral college dilakukan — dijadwalkan pada 14 Desember mendatang.

Diketahui bahwa proyeksi media-media terkemuka AS menunjukkan Biden jadi meraup 290 electoral votes sesudah diproyeksikan menang atas Trump dalam Pennsylvania dan Nevada pada Sabtu (7/11) lalu. Perolehan itu meninggalkan ambang batas 270 electoral votes yang dibutuhkan untuk memenangkan pilpres AS. Trump yang baru memetik 214 electoral votes, bersikeras membuktikan menang di negara-negara bagian kunci dan mengalahkan Biden dalam pilpres.

“Hingga electoral college melakukan voting, siapa pun yang mencalonkan diri bisa melontarkan kekhawatiran perkara penghitungan ke pengadilan manapun dengan yurisdiksinya sesuai. Itu bukannya tidak bisa. Ini tidak seharusnya merisaukan, ” ucap McConnell dalam pernyataannya.

“Pada tahap terbatas, kita akan mengetahui, akhirnya, siapa yang disahkan di setiap negara bagian ini dan electoral college akan menentukan pemenangnya dan orang itu akan dilantik pada 20 Januari. Tidak ada alasan buat khawatir, ” imbuhnya.

Ditegaskan McConnell bahwa proses transisi kekuasaan tidak akan terpengaruh dengan negatif dengan Trump tak bakal mengakui hasil pilpres tahun tersebut.

“Saya rasa apapun yang terjadi sejauh ini tidak mengganggu proses wajar dalam bervariasi langkah yang telah saya indikasikan dan mengizinkan proses transisi kalau ada pemerintahan baru. Seluruh kiprah ini akan diambil pada waktu yang tepat, ” cetusnya.

Komentar senada disampaikan sebab Senator Partai Republik lainnya, Roy Blunt, yang mewakili negara bagian Missouri.

“Presiden tidak kalah dalam (selisih) angka yang besar — faktanya, dia jadi belum terkalahkan sama sekali, ” sebutnya.

(nvc/ita)