Jakarta porakporanda

Kinerja KPK era kepemimpinan Firli Bahuri dalam menangkap buronan dipertanyakan. Ada enam buronan KPK mulai dari eks Caleg PDIP Harun Masiku hingga Bekas Pangeran GAM Izil Azhar dengan hingga detik ini tak diketahui keberadaannya.

Alhasil, penguasaan KPK dalam menangkap para buronan itu pun diragukan. Salah kepala buronan yang tak kunjung terperangkap dan hangat menjadi perbincangan ialah Harun Masiku.

Harun Masiku ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) DPR bersama eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan, kader PDIP Saeful Bahri dan orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina. Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 9 Januari 2020 hingga akhirnya menjadi DPO pada 27 Januari 2020, Harun Masiku tak kunjung tertangkap.

Salah satu pihak yang meragukan KPK dalam menangkap Harun Masiku ialah Indonesia Corruption Watch (ICW). ICW bahkan menilai sebenarnya KPK dasar tidak mau menangkap Harun Masiku.

“Sejak awal ICW sudah memiliki keyakinan bahwa KPK bukan tidak mampu untuk meringkus mantan calon legislatif asal PDIP, Harun Masiku, akan tetapi benar tidak mau, ” kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana kepada kuli, Kamis (22/10/2020).

Belakangan, pimpinan KPK mengambil langkah secara melakukan evaluasi tim satgas pemburu Harun Masiku. Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango telah meminta Direktur Penyidikan Brigjen Setyo Budi dan Deputi Penindakan KPK Irjen Karyoto mengevaluasi kinerja tim pemburu Harun Masiku.

“Iya, yang jelas dievaluasi, terutama satgasnya dengan bertanggung jawab, ” kata Deputi Penindakan KPK Karyoto di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (22/10).

Ia menjelaskan pencarian buron itu memang menjadi salah satu menghiraukan dari pimpinan. Untuk itu, Karyoto mengatakan tim di Kedeputian Penindakan akan terus berupaya menangkap para buron KPK.

“Tentunya bagi kami ini tentu kudu dipicu lagi tentang bagaimana jalan mencari buronan dalam sistem korwil korsup itu kita membantu mencari DPO. DPO sendiri masih tersia-sia, ini tidak terbengkalai, artinya tidak ada informasi yang signifikan. Kita punya di DPO Harun Masiku kemudian yang Aceh, Izil Azhar, Samin Tan, dan Hendra, ” ucapnya.

Perlu diingat saat ini tak hanya Harun Masiku yang menjadi buronan KPK. Ada sederet buronan lain yang ternyata belum juga ditangkap oleh KPK.

Bahkan tersedia tersangka yang menjadi buronan sejak 2018. Siapa dia? Berikut jadwal buronan KPK dari sejumlah kejadian berbeda yang sampai saat ini masih diburu: