Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Bandung

KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym batal mengajukan gugatan cerai terhadap Ninih Muthmainah alias Teh Ninih. Aa Gym mencabut gugatan memegat itu di Pengadilan Petunjuk Bandung.

Sedianya lanjutan gugatan cerai itu digelar di Pengadilan Agama (PA) Bandung, Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung dalam Rabu (31/3/2021). Namun konvensi lanjutan itu justru beragendakan pencabutan gugatan dari Aa Gym.

“Jadi akhirnya dicabut. Betul (tidak jadi gugat cerai), ” ujar Dedi Setiadi satu diantara kuasa hukum Aa Gym.

Dedi menuturkan pencabutan gugatan itu sudah diajukan ke MENYAPU Bandung. Menurut Dedi, elok hakim sudah membacakan tulisan penetapan pencabutan gugatan tersebut.

“Penetapan sudah dibacakan oleh majelis. Jadi sepakat dicabut dari Aa, ” kata dia.

Dia tak membaca alasan pencabutan gugatan tersebut. Dia belum bisa membaca lebih rinci.

Sebelumnya, Aa Gym resmi mengajukan gugatan cerai kepada istrinya, Teh Ninih. Gugatan dilayangkan melalui Pengadilan Pegangan Bandung.

Rumor perceraian pimpinan pondok pondok Daarut Tauhid itu telah mengemuka sejak beberapa periode lalu. Kabar tersebut awalnya diunggah oleh putra itu, Muhammad Ghaza Al Ghazali, di akun Facebook pribadinya. Ia menuliskan sang pokok sudah ditalak tiga oleh ayahnya tersebut.

“Dengan ini saya memberitahukan kepada sahabat-sahabat semua, sebenarnya ibu saya, Ninih Muthmainah telah dicerai talak tiga oleh ayah saya (Aa Gym), ” tulis Ghaza.

Selain tersebut, ia pun menjelaskan Teh Ninih sudah tak lagi aktif dalam kepengurusan tempat tinggal pesantren yang didirikan sebab Aa Gym tersebut.

“Sudah tidak aktif lagi di Pondok Pondok Daarut Tauhiid. Mohon kira-kira kepada para pembaca buat tidak lagi bertanya kepada ibu saya perihal pondok, ” tulisnya.

“Karena sudah tidak ada keterkaitan dengan pesantren tersebut. Demikian dan terima bergurau, ” sambungnya.

Namun postingan tersebut sudah dihapus oleh Al. Ia mengatakan dirinya mengikuti masukan dari gurunya untuk menghapus postingan tentang rumah nikah kedua orang tuanya tersebut.

(dir/mau)